November 05, 2020

Renungan Kamis, 5 Juni 2020

Ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat


Filipi 3:3-8 


karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi, tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus


Mazmur 105:2-7


Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya, hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya! Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. 


Lukas 15:1-10 


Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:  "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira, dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." "Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."


Renungan


Bicara mengenai sunat menurut tradisi hukum Taurat adalah wajib. Sunat yang kita terima dalam hukum perjanjian baru adalah sunat Rohani. Itulah mengapa rasul Paulus dalam penyampaian terkait hal sunat bukan soal hal lahiriah tetapi lebih menekankan soal batiniah. Dimana kita orang bersunat adalah beribadah kepada Allah dengan sungguh-sungguh serta melaksanakan ajaran Yesus Putra Allah.


Dalam injil hari ini Yesus mengajarkan tentang sukacita yang dialami di surga karena ada seorang yang berdosa bertobat. Coba kita renungkan apa yang disampaikan Yesus ini adalah panggilan hidup kita di dunia sebagai orang berdosa harus punya kesadaran diri untuk mau bertobat. Dimana tobat adalah jalan kembali kepada Tuhan. Hidup tobat adalah hidup yang sesuai dengan kehendak Allah. Dengan kita mau datang kepada Tuhan mau merendahkan diri dan hati kita dan mengakui segala kelemahan kita dan berkomitmen untuk terus berusaha hidup yang berkenan di hadapan Tuhan. Mari kita bangun sikap tobat dengan selalu mengarahkan diri kepada Tuhan.


Tuhan Yesus Memberkati

6 komentar:

  1. Kita harus kembali kepada Tuhan dengan cara bertobat

    BalasHapus
  2. Kita harus mempunyai sikap tobat dengan selalu mengarahkan diri kepada Tuhan.

    BalasHapus
  3. kita harus membangun sikap tobat dan mengarahkan diri kepada Tuhan

    BalasHapus
  4. Kita harus segera bertobat dari semua kesalahan yang kita miliki agar kita mendekatkan diri dengan Tuhan, kita harus membangun rasa tobat itu

    BalasHapus
  5. Kita disuruh Tuhan untuk bertoba dengan mengandalkan Tuhan . Willy

    BalasHapus
  6. Hidup tobat adalah hidup yang sesuai dengan kehendak Allah

    BalasHapus

Renungan Jumat, 19 November 2021

 Lukas 19:45-48  Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,  kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis...