Berjaga-jagalah sebab kamu tidak tahu bilamana tuan rumah pulang!
Yesaya 63: 16-17;64:1,3-8
Bukankah Engkau Bapa kami? Sungguh, Abraham tidak tahu apa-apa tentang kami, dan Israel tidak mengenal kami. Ya TUHAN, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah "Penebus kami" sejak dahulu kala. Ya TUHAN, mengapa Engkau biarkan kami sesat dari jalan-Mu, dan mengapa Engkau tegarkan hati kami, sehingga tidak takut kepada-Mu? Kembalilah oleh karena hamba-hamba-Mu, oleh karena suku-suku milik kepunyaan-Mu! Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu karena Engkau melakukan kedahsyatan yang tidak kami harapkan, seperti tidak pernah didengar orang sejak dahulu kala! Tidak ada telinga yang mendengar, dan tidak ada mata yang melihat seorang allah yang bertindak bagi orang yang menanti-nantikan dia; hanya Engkau yang berbuat demikian. Engkau menyongsong mereka yang melakukan yang benar dan yang mengingat jalan yang Kautunjukkan! Sesungguhnya, Engkau ini murka, sebab kami berdosa; terhadap Engkau kami memberontak sejak dahulu kala. Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin. Tidak ada yang memanggil nama-Mu atau yang bangkit untuk berpegang kepada-Mu; sebab Engkau menyembunyikan wajah-Mu terhadap kami, dan menyerahkan kami ke dalam kekuasaan dosa kami. Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu.
Mazmur 80:2-3,15-16,19
di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah untuk menyelamatkan kami. Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat. batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu! Mereka telah membakarnya dengan api dan menebangnya; biarlah mereka hilang lenyap oleh hardik wajah-Mu! Ya TUHAN, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.
1 Korintus 1:3-9
Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus. Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan,sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karunia pun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.
Markus 13:33-37
"Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta,
supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur.
Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!"
Renungan
Menunggu membutuhkan stamina. Ketika yang dinantikan tak kunjung tiba, benih-benih kebosanan dan keraguan mulai menggerogoti keyakinan. Pasutri yang lama menanti kehadiran buah hati pasti paham beratnya Penantian. Ketidakpastian membuat Penantian Terasa seperti usaha yang sia-sia. Dalam kerisauan, harapan membuat orang tetap bertahan.
Kita membuka tahun Liturgi yang baru dengan masa Adven. Adventus dalam bahasa Latin, atau parousia dalam bahasa Yunani, berarti kedatangan. Masa Adven memberi kita kesempatan untuk menyelami harapan dan penantian bangsa Yahudi akan kedatangan Mesias. Berapa abad mereka menanti dalam ketidakpastian Kapan Mesias itu akan datang membawa keselamatan.
Kita bersyukur karena Allah tidak membiarkan kita menanti dalam ketidakpastian. Bagi kita, harapan akan kedatangan sang Mesias itu terpenuhi dalam diri Yesus Kristus. Persoalannya, apakah kita telah menyiapkan hati untuk menyambut kehadiranNya. Masa adven adalah kesempatan yang indah untuk menyiapkan diri menyambut kedatangan Yesus Kristus. Betapa sering kedatangan Tuhan itu menjadi Peristiwa yang kurang bermakna karena kita lupa menyiapkan hati untuk menyambutnya.
Tuhan Yesus memberkati
Kita harus bersyukur karena Allah tidak membiarkan kita menanti dalam ketidakpastian.
BalasHapuskita harus menyiapkan hati agar kita bersukacita pada saat Tuhan datang membawa damai
BalasHapusKita hatus siapkan hati pikiran dan tingkah laku untuk menyambut sang mesias biar pas mesias datang kita merasakan sukacita dan kedamaian . Willy
BalasHapusKita harus menyiapkan hati dan membukakan pintu hati kita untuk Tuhan
BalasHapus