Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah
Filipi 2:5-11
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
Mazmur 22:26-32
Karena Engkau aku memuji-muji dalam jemaah yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia.Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya! Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya. Sebab TUHANlah yang empunya kerajaan, Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa. Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah semua orang sombong di bumi, di hadapan-Nya akan berlutut semua orang yang turun ke dalam debu, dan orang yang tidak dapat menyambung hidup. Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang. Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti, sebab Ia telah melakukannya.
Lukas 14:15-24
Mendengar itu berkatalah seorang dari tamu-tamu itu kepada Yesus: "Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah." Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan. Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan. Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang. Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh. Kemudian hamba itu melaporkan: Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat. Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh. Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorang pun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku."
Renungan
Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!. Begitu besar Kasih Allah kepada umat manusia yang memberikan Yesus PutraNya yang tunggal untuk kita semua sehingga kita patut memuji Tuhan Yesus karena semua yang ada di bumi dan langit bertekuk lutut dihadapanNya sungguh besar kuasa Tuhan sehingga layak memdapat Kemuliaan dan dijunjung tinggi akan kebesaran dan keagunganNya.
Dalam injil hari ini Yesus memberikan pengajaran tentang Kerajaan Allah. Banyak yang diundang untuk ikut dalam perjamuan Allah di Surga tetapi banyak yang menolak atau mengabaikan Kasih Allah kepada umat kesayanganNya. Kita sebagai orang kristiani seharusnya boleh disadarkan melalui Firman yang Tuhan telah sampaikan melalui Yesus. Kita diundang untuk semakin dekat dengan Yesus dan menerima ajaran cinta kasih. Tanpa kita sadari sering kali kita mengabaikannya dan menganggap kurang penting karena kita berfokus pada tujuan dan harapan kita selama hidup di dunia ini misalnya sukses dalam karier, sukses menempuh ujian atau bahkan sukses menjadi orang kaya. Sehingga prioritas kita sebagai umat Allah sering menyimpang. Kita disadarkan akan tujuan hidup kita, jika kita mau prioritaskan tujuan hidup kita kepada Allah sudah seharusnya kita mau bertobat dan mengarahkan diri untuk senantiasa menuju kepada Allah dengan mengikuti jejak Kristus sehingga nantinya kita beroleh keselamatan yang kekal.
Tuhan Yesus Memberkati
Kita di undang oleh Yesus untuk mendekat kepada Yesus dengan cara cinta kasih kita sebagai muridnya yang tekun kita harus mengasihi.
BalasHapusKita harus mau bertobat dan mengarahkan diri untuk senantiasa menuju kepada Allah dengan mengikuti jejak Kristus sehingga nantinya kita beroleh keselamatan yang kekal.
BalasHapuskita harus bertobat dan mengarahkan diri untuk senantiasa menuju kepada Allah
BalasHapusEzra
BalasHapusjika kita mau prioritaskan tujuan hidup kita kepada Allah sudah seharusnya kita mau bertobat dan mengarahkan diri untuk senantiasa menuju kepada Allah dengan mengikuti jejak Kristus sehingga nantinya kita beroleh keselamatan yang kekal.
Jika kita mau prioritaskan tujuan hidup kita kepada Allah, seharusnya kita mau bertobat dan mengarahkan diri untuk menuju kepada Allah dengan selalu mengikuti jejak Kristus sehingga kita akan beroleh keselamatan yang kekal.
BalasHapusTuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk tetap mengasihi Tuha karena langit dan bumi menyebah di hadapan Nya seba itu sebagai orang kristiani kita harus melakukan menyembah Tuhan Yesus dengan sepenuh hati . Willy
BalasHapus