Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku
1 Korintus 3:9-11, 16-17
Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah. Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.
Yohanes 2:13-22
Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?" Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan mereka pun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.
Renungan
Kita patut bersyukur kepada Tuhan dengan penuh sukacita dan harapan karena Tuhan Yesus Kristus merupakan dasar iman kita. Kita adalah anggota dari Tubuh Kristus yang suci. Kita juga merupakan bait Allah dimana Allah boleh bersemayam dan tinggal dalam diri kita oleh karena kasih Kristus yang menguduskan kita semua anakNya.
Dalam injil hari ini Yesus sedang marah karena bait Allah dijadikan tempat yang kotor dan menjadi tidak kudus lagi. Bait Allah dijadikan tempat untuk berdagang. Para muridNya teringat "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." Dimana manusia lebih memilih cinta kepada hal duniawi daripada hal surgawi. Tuhan Yesus juga menyuruh menghancurkan Bait Allah dan akan membangunnya dalam 3 hari. Orang Yahudi sangat terheran karena mereka melihat dari sisi Bait Allah adalah banguan fisik yang butuh waktu lama sekitar 40 tahun membangunnya. Tetapi Yesus mau menunjukkan bahwa Bait Allah sebenarnya Dia sendiri yang setelah wafat dibunuh akhirnya bangkit di hari ketiga. Inilah misteri iman kita bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati maka berbahagialah kita yang percaya dengan penuh iman akan kebangkitan Yesus. Dengan kebangkitan Yesus kita semua diajak untuk mau menghancurkan segala dosa kita dan mau ikut Yesus dengan sungguh-sungguh.
Tuhan Yesus Memberkati
kita semua diajak untuk mau menghancurkan segala dosa kita dan mau ikut Yesus dengan sungguh-sungguh.
BalasHapusKita harus melepaskan semua dosa kita dan berbalik kepada Tuhan.
BalasHapusKita harus mau ikut Yesus dengan sungguh-sungguh dan menghilangkan dosa-dosa kita.
BalasHapusTuhan Yesus mengajak kita untuk menghancurkan dosa kita dan kita iembali ke jalan yang benar yaitu mengikuti Tuhan Yesus deengan sungguh sungguh . Willy
BalasHapus