Januari 18, 2021

Renungan Senin, 18 Januari 2021

 Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku


Ulangan 30:15-20 


Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan, karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya. Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya, maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka." 


Mazmur 1:1-4 


Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 

tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin. 



Lukas 9:22-25


Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?


Renungan


Mewartakan dan menegakkan kebenaran secara total dan sampai tuntas itulah yang dilakukan Yesus. Ia mengharapkan pengikutnya melakukan hal yang sama ditolak oleh banyak orang pikul Salib dan pertaruhkan nyawa. Itulah jalan yang harus dilewati mereka yang menjadi pewarta dan saksi Sabda Tuhan. Tersebar dan tertanamnya benih Injil Kerajaan Allah dalam hati setiap orang yang adalah jejak dan sambungan sejarah dari nyawa yang berkorban untuk kabar baik itu . Demikian kita dengar dalam bacaan Injil pada hari. Hal ini selaras dengan bacaan pertama yang diambil dari kitab Ulangan titik Israel berhadapan dengan dua pilihan mengasihi Tuhan, dan akan memperoleh kehidupan, atau berbalik dari Allah dan kemudian menjadi binasa.


Hidup adalah sebuah pilihan dan pilihan itu akan menjadi tepat jika hati nurani bening dan pikiran jernih. Dengan itu pilihan akan menjadi sebuah kehidupan. Walaupun umur pendek tetapi memilih nilai yang bersifat abadi Maka semuanya menjadi kekal, dan dikenal sebagai orang yang baik tetapi, walaupun umur panjang dan memiliki seluruh dunia jika memilih Jalan kejahatan semuanya menjadi tak bernilai. Mari memilih apa yang abadi, sambil berdiri dalam kebenaran dan keadilan kini dan disini. dengan itu kefanaan kitapun akan dimuliakan.


Tuhan Yesus Memberkati


4 komentar:

  1. kita diajak untuk memilih apa yang abadi, sambil berdiri dalam kebenaran dan keadilan kini dan disini
    ezra

    BalasHapus
  2. Kita harus memilih jalan yang bernar di mata Allah dengan hati dan pikiran tenang . Willy

    BalasHapus
  3. Kita harus memilih apa yang abadi, sambil berdiri dalam kebenaran dan keadilan kini dan disini dengan itu kefanaan kitapun akan dimuliakan.

    BalasHapus
  4. kita dapat memilih apa yang abadi,dan kebenaran dan keadilan kini dan disini, dengan itu kefanaan kitapun akan dimuliakan.
    Jocelyn

    BalasHapus

Renungan Jumat, 19 November 2021

 Lukas 19:45-48  Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,  kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis...