Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang
Ayub 7:1-4, 6-7
"Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan? Seperti kepada seorang budak yang merindukan naungan, seperti kepada orang upahan yang menanti-nantikan upahnya,
demikianlah dibagikan kepadaku bulan-bulan yang sia-sia, dan ditentukan kepadaku malam-malam penuh kesusahan. Bila aku pergi tidur, maka pikirku: Bilakah aku akan bangun? Tetapi malam merentang panjang, dan aku dicekam oleh gelisah sampai dinihari. Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, dan berakhir tanpa harapan. Ingatlah, bahwa hidupku hanya hembusan nafas; mataku tidak akan lagi melihat yang baik.
Mazmur 147:1-6
Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu. TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai; Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka; Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya. Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga. TUHAN menegakkan kembali orang-orang yang tertindas, tetapi merendahkan orang-orang fasik sampai ke bumi.
Markus 1:29-39
Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas.
Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka.Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu. Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; waktu menemukan Dia mereka berkata:"Semua orang mencari Engkau." Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang."Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.
Renungan
Ada saat dimana hidup menjadi gelap semuanya setelah sampai sesak terhimpit tak bisa bergerak semua serba layu dan kering tanpa harapan tanpa masa depan hidup seperti berjalan berat memikul peti mati untuk diri sendiri menuju koper kebuntuan Kaka itulah yang dirasakan Ayub resah dan gelisah tetapi tak tahu harus ke mana dan dengan siapa
Ada saatnya kita seperti Ayub di mana-mana seperti penuh masalah di rumah di keluarga kurang ini dan itu Keluarga besar konflik dan sebagainya di jalan misalnya macet diancam Pencopet dan lain-lain di tempat kerja sama supaya semua upaya seperti sia-sia ini mungkin saat kelahiran kembali hidup dalam rahim Kehidupan Ada saatnya kita harus keluar dari rahim yang satu ke yang lain ini menyakitkan tetapi harus dilewati seperti Ayub yang akhirnya mengubah cara pandang tentang dirinya manusia dunia dan ala Ayib berubah karena berada dalam relasi dengan Tuhan lewat firmannya
Firman Tuhan adalah pedang yang siap memutuskan tali tali penyanggah kita yang lama tetapi juga membuka jalan baru untuk kita karena itu panggilan yang Hakiki untuk orang beriman adalah mewartakan kabar baik Celakalah aku jika aku tidak mewartakan Injil kata Paulus dalam bacaan kedua itulah sukacita kehidupan dari kesesakan kita dibawa ke lapangan dari gelap ke terang kenyataan itu ditunjukkan Yesus dalam bacaan Injil ia menyembuhkan orang sakit dan mengusir kekuatan kegelapan Yesus telah menjadi Jalan dalam kebuntuan ia menjadi dokternya cahaya di tengah kegelapan dengannya beban hidup menjadi ringan.
Tuhan Yesus Memberkati
Yesus telah menjadi Jalan dalam kebuntuan ia menjadi dokternya cahaya di tengah kegelapan dengannya beban hidup menjadi ringan.
BalasHapusKita dibawa ke lapangan dari gelap ke terang kenyataan itu ditunjukkan Yesus dalam bacaan Injil ia menyembuhkan orang sakit dan mengusir kekuatan kegelapan Yesus telah menjadi Jalan dalam kebuntuan ia menjadi dokternya cahaya di tengah kegelapan dengannya beban hidup menjadi ringan.
BalasHapusezra
BalasHapusYesus telah menjadi Jalan dalam kebuntuan ia menjadi dokternya cahaya di tengah kegelapan dengannya beban hidup menjadi ringan