Maret 17, 2021

Renungan selasa, 15 Maret 2021

Air


Yohanes 5:1-16 

Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem. Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu. Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apa pun juga penyakitnya. Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?" Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku." Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat. Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru sembuh itu: "Hari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul tilammu." Akan tetapi ia menjawab mereka: "Orang yang telah menyembuhkan aku, Dia yang mengatakan kepadaku: Angkatlah tilammu dan berjalanlah." Mereka bertanya kepadanya: "Siapakah orang itu yang berkata kepadamu: Angkatlah tilammu dan berjalanlah?" Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu.Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia.Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat.


Renungan


Air memberi kehidupan. Mulai dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, berulang kali `air` dibicarakan karena dapat membersihkan, menyembuhkan dan memberi kehidupan. Air lambang keselamatan ini mengalir dari bait suci. Air sebagai lambang digunakan dalam baptis, di mana air mengisyaratkan pembersihan dari dosa dan kelahiran hidup baru.


Kita semua sudah dilahirkan oleh Roh secara baru, dan Roh itu terus menghidupi, menyembuhkan serta memberi pertumbuhan. Seluruh hidup manusia dapat disucikan dengan sumber air dan Roh. Bersama Kristus kita dibangkitkan kembali dalam hidup baru. Masa prapaskah ini, sebagai masa doa, puasa, dan amal, merupakan masa pertobatan dan persiapan menyongsong hari kebangkitan Kristus, kelahiran baru bagi umat dan Gereja. Kita menyongsong hari itu dengan persiapan jauh dan lama, karena hari Paskah merupakan peristiwa hidup bagi kita.


Tuhan Yesus Memberkati


1 komentar:

  1. Kita harus menyiapkan yang terbaik untuk haru paskah karena biar kita disadari bahwa kita dibersihkan dari dosa dosa kita . Willy

    BalasHapus

Renungan Jumat, 19 November 2021

 Lukas 19:45-48  Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,  kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis...