Jangan kamu takut kepada mereka yang hanya dapat membunuh tubuh
Yeremia 20:10-13
Ayat 12 : Ya TUHAN semesta alam, yang menguji orang benar, yang melihat batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.
Mazmur 69:8-10.14-17.33-35
Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali! Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan. Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.(Maz 69:33-35)
Matius 10:26-33
Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.(Mat 10:28)
Renungan
Dalam peperangan tradisional biasanya para prajurit berhadapan langsung bahkan bertempur satu lawan satu, mereka dalam pimpinan komandan pertempuran selalu memberi motivasi dengan berkobar-kobar kepada para prajuritnya. Seorang komandan yang baik tentunya tidak pernah menyembunyikan realitas bahaya yang dihadapi. Bahkan seorang komandan berani mengatakan bahwa sebagian dari yang terlibat akan mati. Tetapi pengorbanan ini sangat berarti bagi kesejahteraan banyak orang. Dengan demikian suara hati para prajurit menentukan apa yang harus diperbuat setelah mendengar kata bijak dari komandan, merekapun lantas tak menyerah dan rela untuk memperjuangkan dan seandainya mereka mati di medan pertempuran mereka akan bangga karena dikenang menjadi pahlawan bagi penerusnya.
"Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah." (Mat 10:27) merupakan sebuah misteri yang diwahyukan selama berabad-abad.
Yesus datang mengungkapkan tentang misteri itu lebih konkrit dalam perkataan dan perbuatan. Yesus mengungkapkan secara nyata makna iman, wujud iman yang terbesar ada dalam salib dan kebangkitan. Salib memang menakutkan karena membuat orang menderita. Tetapi karena salib itu menghantar ke kebangkitan, jadi jangan segan menjalaninya dengan tabah dan penuh sukacita.
Tugas Gereja Kudus mewartakan salib dan kebangkitan bukan malah membuat orang dengan harapan kosong. Gereja harus menumbuhkan motivasi agar orang tabah menjalani salib Tuhan meskipun menghadapi penolakan dari dunia. Gereja perlu memberi contoh artinya siap mati demi kebenaran, karena Gereja bertumbuh oleh kemartiran orang yang beriman yang tidak surut menyebut nama Yesus adalah Tuhan dan juru selamat manusia yang menjadi penebus dosa umat manusia berbahagialah orang yang memperoleh belas kasih karuniaNya.
Tuhan Yesus Memberkati🙏
Tuhan itu baik
BalasHapus