Lukas 9:19-22
Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit." Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah." Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun. Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
Renungan
Inti hidup Kristen adalah hubungan pribadi dengan Allah dalam Kristus karena rahmat Roh Kudus. Kita mengaku diri sebagai orang Kristen, `Sudah berapa lama Anda mengimani Yesus? Dalam waktu tersebut, sejauh mana Anda mengenal Yesus?`
Selama ini kita tahu Yesus adalah Mesias, Anak Allah. Yesus adalah Juruselamat. Tahu kemudian kita mengakui fakta ini dengan mulut, tidaklah cukup. Jika kita mengimani dan mencintai Dia, kita harus menjalin hubungan pribadi yang mendalam dengan-Nya. Dan membiarkan Dia terlibat dalam seluruh hidup kita. Jadi sungguh relevan bukan, pertanyaan Yesus pada hari ini: `Menurut kamu, siapakah Aku ini?`
Lalu kalau mau menjalin hubungan pribadi dengan Allah, bagaimana caranya? Yaitu dengan menghayati hidup sakramental. Kemudian menghayati doa dan pembacaan Kitab Suci secara pribadi.
Perjumpaan-perjumpaan pribadi tersebut dilakukan secara teratur, sehingga hubungan kita dengan Allah menjadi semakin mendalam. Theresia Lisieux berkata,`Hidupku adalah satu saat yang tak terpegang dan tak kukuasai. Engkau tahu, ya Tuhan, untuk mencintai-Mu di dunia ini, aku hanya punya hari ini. Mari kita mulai membina hubungan dengan Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar