September 23, 2021

Renungan Kamis, 22 September 2021

 Lukas 9:7-9

Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan ia pun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.

Tetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.


Renungan


Terkadang di dalam menghadapi kesukaran hidup, kita lupa bahwa kita memiliki Allah yang sanggup melakukan segala sesuatu, sehingga kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri, seperti bangsa Israel yang masing-masing sibuk dengan urusan rumahnya sendiri dan tetap meninggalkan Rumah Tuhan sebagai reruntuhan. Nabi Hagai mengingatkan kita, bahwa Rumah Tuhan-lah yang harus kita dahulukan, sebab segala berkat dan pertolongan datang dari Allah.

Bagi kita orang percaya, seperti yang dikatakan  Paulus, kitalah bait Allah tersebut. Oleh sebab itu, kita pun diajak untuk membangun Rumah Tuhan. Membangunnya terutama atas dasar doa dan Sabda Allah, meneguhkan dan membersihkan-Nya dalam penerimaan dan penghayatan kebajikan-kebajikan ilahi. Kita belajar dari Padre Pio. Hidupnya tidak pernah lepas dari doa: ia mencintai Sabda Allah dan bersatu dengan Sang Sabda, penghayatannya akan sakramen-sakramen sangat mendalam, sehingga jiwanya bersinar oleh kebajikan ilahi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Jumat, 19 November 2021

 Lukas 19:45-48  Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,  kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis...